Kasi Pers Kasrem 161/WS bertindak sebagai Irup Upacara Bulanan Mei Tahun 2023.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kasi Pers Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Yudiono, S.Ag., M.M. Upacara diikuti segenap Prajurit dan PNS Makorem 161/Wira Sakti.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., dalam amanatnya yang dibacakan oleh Inspektur Upacara menyampaikan apresiasi atas keberhasilan dalam pengamanan KTT Asean Summit ke 42 Tahun 2023.

"Kita juga patut bersyukur, KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah berlangsung dengan lancar dan aman. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari pelaksanaan tugas kita dalam Pengamanan VVIP    yang telah terselenggara secara profesional, proporsional dan humanis serta selalu bersinergi dengan Polri dan semua unsur    yang    terlibat. Suksesnya penyelenggaraan KTT ASEAN 2023 ini akan membuat citra Bangsa Indonesia di mata ASEAN dan dunia semakin baik", ungkap Kasad.

Keberhasilan Pengamanan VVIP pada KTT ASEAN ini juga menjadi salah satu bukti bahwa sinergi antar institusi merupakan salah satu     kunci utama dalam keberhasilan pelaksanaan tugas, yang tentu saja harus juga dilaksanakan dalam berbagai bidang yang lain.

Disamping itu, kebijakan-kebijakan TNI AD untuk mendukung program-program pemerintah dibidang sosial kemasyarakatan juga terus dilaksanakan secara serius oleh seluruh jajaran dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

 "Hal ini tentu saja memberikan kontribusi positif sehingga tingkat kepercayaan masyarakat saat ini terhadap Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih menempati posisi teratas, sekaligus menjadi indikator yang     menunjukkan bahwa masyarakat menaruh harapan yang besar kepada TNI", ungkapnya.

Selanjutnya Kasad berpesan kepada seluruh Prajurit dan PNS untuk selalu menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.

"Saya ingatkan kepada seluruh prajurit dan PNS maupun keluarganya, jangan membuat tindakan-tindakan yang mencoreng nama baik TNI dan melukai hati rakyat dengan perilaku arogan maupun emosi yang tidak terkontrol saat bersinggungan dengan masyarakat," tegas Kasad.

Kemampuan dasar keprajuritan harus tetap dipelihara dan ditingkatkan ditengah-tengah gelombang perkembangan teknologi informasi, agar    tidak    terjadi kelengahan    dalam pelaksanaan    tugas-tugas    operasi yang menyebabkan kerugian personel maupun materiil. Disamping itu, disiplin dan perilaku prajurit harus dijaga dalam berinteraksi dengan masyarakat    maupun institusi    lainnya sebagaimana kewajiban yang tertuang dalam 8 Wajib TNI.  

Lebih lanjut dikatakan bahwa bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada tanggal 20 Mei nanti, evaluasi terhadap keberhasilan dan kekurangan    dalam    pelaksanaan tugas hendaknya dapat membangkitkan semangat baru untuk melakukan berbagai tugas negara dengan lebih baik. Tumbuhnya semangat kolektif kebangsaan melalui Gerakan Budi Utomo tahun 1908 yang menjadi    tonggak    sejarah    kebangkitan perjuangan    secara    nasional, hendaknya dijadikan sebagai    pembelajaran untuk mengikis ego sektoral dan secara simultan membangun semangat sinergi antar seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama membangun NKRI menjadi negara yang semakin maju.

Diahiri amanatnya KASAD mengingatkan bahwa kita telah memasuki tahun politik, dimana potensi ancaman terhadap kedaulatan negara dan persatuan bangsa semakin meningkat akibat polarisasi kepentingan politik antar kelompok atau golongan. Oleh karena itu, saya menekankan kembali agar seluruh prajurit TNI AD sebagai alat negara untuk tetap memegang teguh komitmen netralitas dan berdiri di atas kepentingan bangsa dan negara.Jangan ada prajurit TNI AD yang terjebak dalam politik praktis dan terseret oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau kelompok dan golongan tertentu. "Kita harus mampu memainkan peranan    sebagai penyejuk suasana dan menjadi katalisator serta pemersatu dari semua lapisan masyarakat", tutupnya.( penrem)

Bagikan :